Sistem Sirkulasi

        Karya tulis ilmiah

" Sistem Sirkulasi Manusia tepatnya kelainan dan Gangguan Sistem Sirkulasi Manusia "



Disusun oleh :


Nama            : SHAFA RIANDANI
Kelas             : XI MIPA
NO. ABSEN   : 17




Karya tulis ilmiah ini disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran Biologi yang diberikan Ibu Ratna Kania selaku pengajar Biologi



SMAS ARRAHMAN DEPOK 2020/2021





Kata Pengantar


Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat sehat wal'afit serta memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas karya tulis yang berjudul kelainan atau gangguan sistem sirkulasi ini tepat pada waktunya.

Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk memenuhi tugas Ibu Ratna Kania selaku guru yang mengajar Biologi. Selain itu, karya tulis ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang Sistem sirkulasi khususnya kelainan atau gangguan sistem sirkulasi bagi para pembaca dan juga bagi penulis

Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ratna Kania, selaku guru pengajar mata pelajaran Biologi yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan mata pelajaran Biologi yang saya tekuni.

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan karya tulis ini.

Saya menyadari, karya tulis yang saya buat ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan karya tulis ini 
   
Bab I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Materi sistem peredaran darah manusia merupakan materi yang relatif
banyak menggunakan gambar serta banyak menjelaskan proses-proses sistematik
yang abstrak yang menunjukkan keterkaitan antara struktur dan fungsi pada
komponen organ dalam tubuh. Pada prinsipnya, sistem peredaran darah terdiri
dari empat komponen penting, yaitu darah, jantung, pembuluh darah, dan sistem
lainnya yang dapat menambah atau mengurangi kandungan dalam darah

Sistem peredaran darah di dalam tubuh manusia secara garis besar terbagi 
menjadi tiga yaitu jantung, pembuluh darah, dan saluran limfe. Pembuluh darah 
terbagi atas tiga bagian yaitu pembuluh darah arteri, vena, dan kapiler. Pembuluh 
darah berfungsi sebagai sistem transportasi darah di dalam tubuh yang membawa 
darah dari jantung ke seluruh tubuh dan kembali ke jantung. 

Gangguan pada Sistem Peredaran Darah Manusia adalah kelainan atau penyakit yang terjadi pada sistem peredaran atau sirkulasi darah manusia baik yang disebabkan oleh faktor internal maupun faktor eksternal.Sistem peredaran darah berfungsi mengangkut makanan dan zat sisa hasil metabolisme. Sistem peredaran darah manusia terdiri dari darah, jantung, dan pembuluh darah. Sistem peredaran darah dapat mengalami gangguan (penyakit) dan kelainan bawaan (faktor genetika). Gangguan atau kelainan peredaran darah manusia dapat dikelompokkan menjadi kelainan pada darah dan kelainan pada pembuluh darah


1.2 Perumusan Masalah

1. Bagaimana kelainan atau gangguan pada sistem peredaran darah tersebut dapat terjadi?
2. Apa saja teknologi yang dapat digunakan untuk mengobati kelainan serta gangguan sistem peredaran darah?

1.3 Tujuan Penulisan

Penelitian atau karya tulis ini bertujuan untuk :

1. Menambah wawasan terhadap sistem sirkulasi
2. Menambah wawasan terhadap kelainan dan gangguan pada sistem peredaran darah
3. Mengetahui teknologi sistem peredaran darah

1.4 Manfaat Penulisan

Menambah pengetahuan serta wawasan bagi masyarakat tentang sistem peredaran darah serta gangguan dan kelainan sistem peredaran darah dan teknologi nya


Bab II
LANDASAN TEORI

1. Pengertian sistem sirkulasi

Sistem sirkulasi adalah suatu sistem yang memfasilitasi pertukaran zat-zat yang dibutuhkan tubuh dan zat-zat sisa metabolisme. Pada manusia sistem sirkulasi meliputi sistem peredaran darah dan sistem limfatik. Sistem peredaran darah mencakup darah, jantung dan pembuluh darah.

2. Pengertian Sistem peredaran darah besar

Sistem peredaran darah besar adalah sistem peredaran darah yang mengangkut darah yang kaya akan oksigen dari jantung menuju ke seluruh tubuh kemudian kembali lagi ke jantung

3. Pengertian Sistem peredaran darah kecil

Sistem peredaran darah kecil adalah sistem peredaran darah dari jantung ke paru-paru kembali lagi ke jantung dengan membawa darah yang mengandung karbondioksida

4. Gangguan pada Sistem Peredaran Darah Manusia

Gangguan sistem peredaran darah manusia adalah kelainan atau penyakit yang terjadi pada sistem peredaran atau sirkulasi darah manusia baik yang disebabkan oleh faktor internal maupun faktor eksternal


Bab III
PEMBAHASAN



4.6 Menyajikan karya tulis tentang kelainan pada struktur dan fungsi darah,
jantung, pembuluh darah yang menyebabkan gangguan sistem sirkulasi
manusia serta kaitannya dengan teknologi melalui studi literatur.



Pengertian Sistem Sirkulasi



Sistem sirkulasi adalah suatu sistem yang memfasilitasi pertukaran zat-zat yang dibutuhkan tubuh dan zat-zat sisa metabolisme. Pada manusia sistem sirkulasi meliputi sistem peredaran darah dan sistem limfatik. Sistem peredaran darah mencakup darah, jantung dan pembuluh darah.





Sistem peredaran darah manusia, pembuluh nadi (arteri) berwarna merah dan pembuluh balik (vena) berwarna biru


Ada dua jenis sistem peredaran darah: sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup. sistem peredaran darah, yang merupakan juga bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh.

Pertama, darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlawanan (lihat respirasi).
Kedua, yang diangkut adalah nutrisi yang berasal dari pencernaan seperti lemak, gula dan protein dari saluran pencernaan dalam jaringan masing-masing untuk mengonsumsi, sesuai dengan kebutuhan mereka, diproses atau disimpan.
Metabolit yang dihasilkan atau produk limbah (seperti urea atau asam urat) yang kemudian diangkut ke jaringan lain atau organ-organ ekskresi (ginjal dan usus besar). Juga mendistribusikan darah seperti hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian-bagian dari sistem pembekuan dalam tubuh.


Organ yang berperan dalam sistem peredaran darah

Jantung merupakan organ vital sistem peredaran darah. Fungsi jantung dalam proses sirkulasi adalah untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung bekerja sama dengan pembuluh darah dalam proses sirkulasi. Pembuluh darah memiliki peran mengedarkan darah dari dan ke jantung. Darah juga merupakan komponen inti dalam proses ini, darah mengandung oksigen dan nutrisi yang akan disalurkan pada setiap sel-sel tubuh. Selain organ-organ tersebut, ada organ tambahan lainnya yakni paru-paru. Paru-paru tak hanya berperan dalam proses respirasi. Pada sistem sirkulasi, paru-paru bertugas menukar karbondioksida dalam darah dengan oksigen yang dihirup saat proses pernapasan berlangsung


Proses peredaran darah

Proses peredaran darah bertujuan untuk mengedarkan darah yang mengandung nutrisi untuk setiap sel-sel tubuh. Proses peredaran darah memiliki jalur tersendiri. Berdasarkan jalur dan zat yang dibawanya, sistem peredaran darah dibagi menjadi dua jenis yaitu sistem peredaran darah besar dan sistem peredaran darah kecil.



Gambar jalur sistem peredaran darah besar dan kecil yang ditunjukkan dengan tanda panah


Sistem peredaran darah besar

Sistem peredaran darah besar adalah sistem peredaran darah yang mengangkut darah yang kaya akan oksigen dari jantung menuju ke seluruh tubuh kemudian kembali lagi ke jantung. Tahapan pada proses ini dimulai saat darah dipompa oleh jantung bagian bilik kiri (ventrikel kiri) akan masuk ke aorta dan arteri selanjutnya ke kapiler di seluruh tubuh. Dari kapiler seluruh tubuh ke venula dilanjutkan ke vena dan vena cava dan akhirnya masuk ke jantung lagi pada bagian jantung serambi kanan (atrium dekster). 

Jantung (Bilik kiri) - Aorta - Arteri - Kapiler (seluruh tubuh) - Vena - Jantung (Serambi kanan)

Sistem peredaran darah kecil

Sistem peredaran darah kecil adalah sistem peredaran darah dari jantung ke paru-paru kembali lagi ke jantung dengan membawa darah yang mengandung karbondioksida. Proses peredarannya dimulai saat darah di pompa pada bagian jantung bilik kanan (ventrikel dekster) keluar melalui arteri pulmonalis menuju ke paru-paru. Pada paru-paru bagian alveolus terjadi pertukaran oksigen dan karbondioksida. Dari paru-paru darah kembali menuju ke vena pulmonalis dan menuju ke jantung bagian serambi kiri.

Jantung (bilik kanan) - arteri pulmonalis -paru-paru - vena pulmonalis - jantung (serambi kiri)


Sirkulasi darah paru

Jantung adalah organ yang memiliki empat ruangan, atrium kiri dan kanan serta ventrikel kiri dan kanan. Darah yang ada di ventrikel kiri (yang mengandung oksigen dari paru-paru), akan dipompa ke seluruh tubuh dan kembali ke atrium kanan lalu ke ventrikel kanan. Darah dari ventrikel kanan (yang mengandung karbon dioksida hasil metabolisme) akan dibawa ke paru-paru melalui arteri pulmonalis agar bisa terjadi pertukaran karbon dioksida dengan oksigen. Dari paru-paru, darah yang sudah mengandung oksigen akan dibawa ke atrium kiri melalui vena pulmonalis. 

Sirkulasi yang melibatkan ventrikel kanan - arteri pulmonalis - paru-paru - atrium kiri disebut sirkulasi paru.


Kelainan atau gangguan sistem sirkulasi manusia 

Gangguan sistem peredaran darah manusia adalah kelainan atau penyakit yang terjadi pada sistem peredaran atau sirkulasi darah manusia baik yang disebabkan oleh faktor internal maupun faktor eksternal


Penyakit pada kelainan Darah


Kelainan pada Jantung

Angina

Angina merupakan kondisi kurangnya pasokan darah atau suplai oksigen ke otot jantung. Kondisi tersebut menyebabkan dada menjadi nyeri. 

Aritmia

Aritmia adalah gangguan yang mengakibatkan irama jantung tidak teratur. Jantung tidak berdetak secara normal, melainkan menjadi berdetak lebih cepat atau berdetak lebih lambat.

Penyakit selanjutnya disebut Cardiomyopathy.

 Cardiomyopathy terjadi karena otot jantung melemah. Otot jantung tersebut juga mengalami kelainan, baik secara struktur maupun secara fungsi.  

Penyakit Jantung Koroner (PJK).

 PJK terjadi karena pasokan darah yang mengandung banyak oksigen tidak berhasil mencapai otot jantung karena ada plak pada arteri koroner. 


kelainan pada darah

 Anemia 

Anemia merupakan penyakit kekurangan hemoglobin di dalam darah. Selain kekurangan hemoglobin, penderita anemia juga menderita kekurangan eritrosit dan kekurangan volume darah itu sendiri. Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan ion K, zat besi, dan kekurangan vitamin B12. 

 Leukimia 

Leukimia juga dikenal dengan sebutan kanker darah. Penyakit ini disebabkan oleh kelebihan produksi sel darah putih yang jumlahnya abnormal. Sel darah putih tersebut akan memakan eritrosit dan menyebabkan menurunnya jumlah eritrosit. 

Hipertensi

 Hipertensi ini disebut juga dengan penyakit tekanan darah tinggi. Seseorang disebut menderita hipertensi jika tekanan sistol dan diastolnya lebih dari 140/90 mmHg. Jika terlalu tinggi, dapat menyebabkan pembuluh darah pecah. 

Hipotensi

 Hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah kurang dari 90/60 mmHg. 

Hemofilia

Hemofilia adalah kelainan pada darah yang disebabkan karena faktor genetika. Hemofilia menyebabkan darah sulit membeku. 

 Penyakit terakhir yang menyerang darah adalah Thalassemia. Penyakit ini disebabkan oleh kelainan pada hemoglobin sehingga menyebabkan sel darah merah mudah rusak. 


 Kelaianan pembuluh darah


 Penyakit pertama yang berpotensi menyerang pembuluh darah adalah varises.

Varises

 Varises merupakan pembesaran pembuluh darah vena yang biasanya menyerang bagian kakimu. 

Selanjutnya, ada yang namanya trombus. Trombus ya, bukan trubus. 

Trombus adalah gumpalan bekuan darah yang kemudian menyumbat pembuluh darah di tempat terjadinya kerusakan. Trombus bisa terjadi karena adanya disfungsi endothel. 

Selain trombus, ada juga yang namanya embolus.

 Embolus ini merupakan gumpalan bekuan darah yang bergerak di sistem sirkulasi dan kemudian terjebak di dalam pembuluh darah kecil.

 pembuluh darah ini bisa kehilangan elastisitasnya karena ada sumbatan. Sumbatan tersebut juga bisa menyebabkan 2 penyakit lainnya, yaitu Ateroskleros dan Ateriosklerosis

Ateroskleros adalah penyumbatan yang disebabkan oleh lemak, 

sedangkan Ateriosklerosis merupakan penyumbatan oleh zat kapur. 


Teknologi sistem peredaran darah


Teknologi Elektrokardiograf (ECG)

Penemuan pertama teknologi dari sistem peredaran darah manusia yang digunakan dalam dunia klinis ini adalah elektrokardiograf atau ECG. Elektrokardiograf ini memiliki fungsi guna mengetahui struktural dari sistem peredaran darah manusia, mendiagnosis akan adanya sebuah gumpalan darah di dalam aliran pembuluh darah, arah aliran darah dalam tubuh, hingga mendeteksi aliran darah dari jantung serta pembuluh darah besar.

Menggunakan teknologi elektrokardiograf ini seorang praktisi kesehatan tidak perlu memasukkan alat kedokteran apapun di dalam tubuh pasien. Namun, memanfaatkan gelombang ultrasonik sehingga akan muncul sebuah bayangan.

Dan hal ini lah yang mampu mengatasi masalah pada sistem peredaran darah di dalam tubuh manusia. Nah, bagi Anda yang mengalami gejala penyakit Aterosklorosis, maka dapat menggunakan metode penyembuhan dengan menggunakan tindakan medis yang memanfaatkan teknologi klinis di bidang sistem peredaran darah yaitu Elektrokardiograf atau ECG.

Teknologi Angioplasti

Angioplasti, yaitu teknik membuka sumbatan pembuluh darah menggunakan kateter yang dilengkapi balon yang dapat memaksa pembuluh darah terbuka dan plak akan terdorong keluar

Penemuan yang kedua akan adanya teknologi dari sebuah sistem peredaran darah manusia yang digunakan dalam dunia kesehatan adalah angioplasti. Bilamana Anda mengalami masalah atau gangguan Iskemia yang disebabkan oleh penyempitan maupun tersumbatnya aliran peredaran darah karena tertimbun banyaknya lemak maupun zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, maka Anda dapat memilih menggunakan metode penyembuhan dengan memanfaatkan salah satu dari penemuan teknologi sistem peredaran darah manusia yaitu angioplasti.

Metode penyembuhan dengan memanfaatkan salah satu teknologi klinis untuk mengatasi masalah pada sistem peredaran darah manusia yang satu ini memanfaatkan sebuah balon khusus yang kemudian di masukkan ke dalam kateter. Setelah itu, kemudian dimasukkan ke dalam bagian sistem peredaran darah tubuh Anda yang mengalami penyempitan atau penyumbatan. Umumnya, metode angioplasti ini diterapkan pada bagian jantung.

Teknologi Transplatasi Jantung

Apa itu transplantasi jantung ?

Transplantasi jantung merupakan salah satu tindakan medis yang perlu diambil apabila seseorang mengalami kerusakan pada bagian jantung.

Bagaimana cara transplantasi jantung ini ?

Caranya adalah dengan mencari seseorang yang mau mendonorkan jantung miliknya pada seseorang yang akan melakukan transplantasi jantung tersebut. Yang perlu diperhatikan adalah tidak semua jenis jantung akan sama dengan penerima donor jantung tersebut. Oleh sebab itu, sebelum mendonorkan jantung, maka cek terlebih dahulu apakah jantung pendonor akan sama dengan jantung penerima donor jantung tersebut.

Teknologi Terapi Gen

tata cara terapi gen ini bekerja adalah dengan cara menumbuhkan pembuluh darah dan kemudian pembuluh darah yang tengah tumbuh tersebut akan menggantikan peran dari pembuluh darah yang telah rusak atau tidak berfungsi secara semestinya.

Oleh sebab itu, terapi gen ini merupakan salah satu dari metode klinis yang diambil untuk mengatasi masalah pada sistem peredaran darah tubuh manusia dengan tingkat keamanan yang cukup baik dan acap kali dipilih karena minimnya resiko yang mungkin dialami oleh pasien.

Teknologi Scanning Radioactive

Scanning Radioactive atau pemindaian sistem peredaran darah dengan menggunakan bahan radioaktif. Nah, langkah memilih tindakan scanning radio active yang menjadi salah satu dari penemuan teknologi sistem peredaran darah manusia ini sangat tepat apabila seorang pasien mengalami masalah yang cukup serius pada bagian sistem peredaran darah terbuka yang terfokus pada bagian jantung.

Dengan melakukan tindakan scanning radioactive ini maka dokter ahli dapat mengetahui tentang adanya gangguan gangguan yang mungkin dialami oleh pasien terutama pada bagian jantung. Langkah pertama yang diambil oleh dokter adalah dengan menyuntikkan cairan radioactive ke dalam tubuh pasien dan kemudian dokter akan menganalisis dari reaksi pasien yang telah disuntik cairan radioactive.

Oleh sebab itu, meskipun memiliki resiko yang cukup besar, namun metode penyembuhan ini wajib diambil ketika seorang pasien mengalami masalah yang cukup serius pada organ jantung. Sebab, apabila dokter salah mengambil tindakan penyembuhan, maka akan dapat berakibat fatal serta dapat memicu kematian pasien.

Teknologi Pacemaker

Pacemaker merupakan sebuah penemuan teknologi sistem peredaran darah manusia yang terakhir digunakan dalam metode penyembuhan dari gangguan dan kerusakan sistem peredaran darah dalam tubuh manusia.

Pacemaker sendiri merupakan sebuah alat bantu untuk detak jantung manusia yang kemudian alat tersebut dipasangkan ke dalam organ jantung manusia sehingga pacemaker ini membantu pasien untuk tetap dapat mengalirkan aliran darah ke seluruh tubuh secara sempurna meskipun dengan kondisi jantung yang bermasalah. Jadi, alat pacemaker ini menggantikan peran jantung dalam hal memompa peredaran darah dalam tubuh.


Bab IV

PENUTUP


Sistem sirkulasi adalah suatu sistem yang memfasilitasi pertukaran zat-zat yang dibutuhkan tubuh dan zat-zat sisa metabolisme. Pada manusia sistem sirkulasi meliputi sistem peredaran darah dan sistem limfatik. Sistem peredaran darah mencakup darah, jantung dan pembuluh darah. Gangguan pada Sistem Peredaran Darah Manusia adalah kelainan atau penyakit yang terjadi pada sistem peredaran atau sirkulasi darah manusia baik yang disebabkan oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Adapun penyakit itu meliputi anemia, leukimia, talasemia, hipertensi, hemofilia, hingga sklerosis.

Untuk mengatasi gangguan pada sistem peredaran darah, para ahli telah mengembangkan beberapa teknologi. Diantaranya operasi bypass, terapi gen, angioplasti, dan transplantasi jantung


Daftar Pustaka

https://www.ruangguru.com › je...

Hasil web

Jenis-Jenis Teknologi Sistem Peredaran Darah | Biologi Kelas 11

https://www.kelaspintar.id › blog

Teknologi untuk Mengatasi Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah

https://markey.id › blog › bisnis › te...

6 Teknologi Sistem Peredaran Darah Manusia | MARKEY

Gangguan pada sistem peredaran darah manusia - Wikipedia ...

https://www.ruangguru.com › b...

Biologi Kelas 11 | Apa Saja Penyakit dan Kelainan pada Sistem ...

Sistem Sirkulasi pada Manusia - Biologi Kelas 11 | Quipper Blog

https://www.zenius.net › biologi › Si...

Prolog Materi - Sistem Sirkulasi - Zenius Education

https://id.m.wikipedia.org › wiki › S...

Sistem peredaran darah - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia ...
















Komentar